the Journal

Cara Mengatasi Error 404 di Codeigniter

leave a comment »


Baru belajar CI jadi masih serba bingungūüė¶

Untuk mengatasi masalah error 404 di CI ada beberapa hal yang perlu diperiksa yaitu:

  1. Edit httpd.conf. Kalau di Linux biasanya ada di /etc/httpd/conf. Ganti AllowOverride None dengan AllowOverride All.
  2. Pastikan nama file di folder Models dan Controller dimulai dengan huruf kapital. Misalnya: Login_model.php atau Login.php
  3. Pastikan nama class dimulai dengan huruf kapital.

Written by syahmins

Desember 2, 2016 at 00:17

Ditulis dalam PHP, Teknologi Informasi

Mengatasi Masalah Virtual Box 5 di Fedora 25 – Kernel driver not installed (rc=-1908)

leave a comment »


Akibat terlalu rajin melakukan pembaharuan di sistem sering kali berakibat timbulnya error yang tidak menentu.

Untuk mengatasi masalah Oracle Virtual Box terutama versi 5 yang tidak mau menjalankan Windows 7 di Fedora 24 “Kernel driver not installed (rc=-1908)” maka dapat melakukan langkah berikut:

sudo dnf install kernel-devel dkms kernel-headers
/sbin/rcvboxdrv setup

Silahkan jalankan kedua perintah tersebut di terminal terdekat.

Written by syahmins

November 23, 2016 at 10:50

Mencari Sebuah Teks Di Dalam File Menggunakan Terminal Di Linux

leave a comment »


Oke… ini postingan dan perintah dasar untuk beberapa orang yang sudah ahli. Tapi sekedar menjadi catatan saya pribadi agar gampang menemukannya lagi maka cara mencari sebuah kata atau kalimat di dalam teks yang kita lupa ada di mana dengan menggunakan Terminal di Linux adalah sebagai berikut:

grep -Ril “teks yang mau dicari” /

  • R digunakan untuk pengulangan perintah sampai dengan seluruh berkas diperiksa
  • i digunakan untuk mengabaikan perbedaan huruf kapital dan bukan kapital
  • l digunakan untuk menampilkan nama berkas yang mengandung teks tersebut
  • / digunakan untuk mencari di seluruh folder yang ada di komputer. Jika ingin mencari di folder tertentu saja maka masuk ke folder tersebut kemudian ketik perintah di atas tanpa tanda “/”

Written by syahmins

November 17, 2016 at 12:34

Setelah Demo Akbar 4 November, Lalu Apa?

leave a comment »


Lima hari sudah berlalu dari sebuah pertunjukan demonstrasi akbar pada tanggal 4 November 2016 yang lalu. Kapolri sudah berjanji untuk menuntaskan kasus hukum Ahok yang dituding menistakan agama Islam terkait dengan Al Maidah ayat 51. Pengumpul massa juga sudah mulai menyiapkan aksi lainnya jika dalam dua minggu kasus ini tidak tuntas. Lantas apa langkah selanjutnya? Bagaimana jika hasil pemeriksaan menyatakan Ahok tidak bersalah?

Pertanyaan di atas, karena itu tetap akan menghasilkan pro dan kontra. Untuk yang pro mungkin akan mengatakan bahwa pemerintah (dalam hal ini kepolisian) sudah bekerja sesuai dengan janji mereka, sedangkan untuk yang kontra akan mengatakan bahwa apapun alasannya maka Ahok tetap harus dinyatakan bersalah, diturunkan dari jabatannya serta atasannya (yaitu presiden) juga harus diturunkan.

Mari kita abaikan sejenak mengenai pro dan kontra itu. Mari kita renungkan beberapa hal berikut:

  1. Jika aksi kemarin bisa dilanjutkan dalam bentuk lain, maka alangkah besar faedah yang dapat dirasakan umat manusia di Indonesia. Misalnya para penggalang massa dan massa mereka bersepakat mengumpulkan dana untuk dijadikan modal bergulir, akan berapa banyak orang miskin (terutama Islam) yang akan terangkat dari kemiskinan. Tentu saja pengelolaan uang harus dibentuk sebuah lembaga berbadan hukum serta dikelola oleh orang-orang terpercaya dan sistemnya dibuat setransparan mungkin.

    Bukankah dalam sebuah hadis dikatakan bahwa kemiskinan itu dekat sekali jaraknya dengan kekufuran? Jadi logika sederhana saya, mengentaskan kemiskinan sama dengan mengangkat derajat keimanan seseorang.

  2. Jika aksi kemarin itu bisa dilanjutkan dengan aksi kepada para koruptor atau tersangka kriminal lainnya yang mengenakan atribut Islam ketika mereka ditahan maka itu akan semakin baik. Sadar atau tidak, ketika para tersangka itu mengenakan atribut Islam dan tersenyum di depan kamera maka mereka seolah berkata bahwa tindakan mereka didasari oleh keimanan mereka pada Islam. Sayangnya banyak yang tidak sadar dengan hal ini.
  3. Jika aksi kemarin bisa dilanjutkan dengan aksi cinta lingkungan maka selesailah segala permasalahan di bumi Indonesia ini. Buang sampah sembarangan, sampah menumpuk di sungai, kebakaran hutan, penebangan liar dan masalah lingkungan lain akan selesai. Bukankah manusia diturunkan ke bumi untuk menjadi khalifah? Salah satu tugas khalifah tentu saja menjaga alam tempat tinggalnya. Al A’raf ayat 56 jelas menyatakan (kira-kira kalau dialihbahasakan) “Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.
  4. Bagian terpenting dari kelanjutan aksi kemarin adalah menyetop aksi cocokologi dengan menggunakan ayat-ayat Quran atau hadis serta dalil lainnya. Mengetik 4JJI atau 411 dan berharap orang lain membaca sebagai Allah itu adalah salah satu hal yang harus dihentikan. Kemudian yang juga banyak beredar sepanjang demo kemarin adalah 4+11+20+16=51 Al Maidah. Cocokologi tingkat tinggi. Kenapa harus dipisah 2016 menjadi 20+16? Kenapa hasil penjumlahan 51 dihubungkan dengan Al Maidah bukan dengan surah yang lain?

Masih banyak pekerjaan rumah lainnya yang harus dikerjakan oleh kita umat Islam. Pandangan saling memutuskan pertemanan baik di dunia nyata atau dunia maya juga kerap terjadi selepas demo akbar kemarin. Sesulit itukah kita menerima kenyataan bahwa Allah menciptakan manusia bersuku-suku dan tidak sejenis? Jangankan banyak suku, dalam satu suku saja tidak sama pemikiran setiap orang. Dalam satu agama Islam yang satu tempat menghadap ketika sujud saja masih ada perbedaan pendapat. Kenapa kita tidak bisa menerima itu sebagai sunnatullah?

Wallahu alam bishawab.

Written by syahmins

November 9, 2016 at 13:13

Ditulis dalam Opini

Cara Memasukkan Data Titik GPS Ke Peta Menggunakan QGIS

leave a comment »


Silahkan unduh PDF (453 Kb/4 halaman) di tautan ini

Written by syahmins

November 2, 2016 at 12:29

Melawan Lupa

leave a comment »


screenshot-from-2016-10-27-07-42-22

Gambar di atas sedang banyak beredar saat ini berkaitan dengan pilkada 2017 dimana salah satu cagub DKI melakukan blunder yang kemudian terkenal dengan kasus Al Maidah 51.

Setidaknya ada tiga hal yang disorot dalam keterangan foto tersebut yaitu sebagai berikut:

Tidak ada orang yang berani melecehkan Islam pada saat presiden Soeharto masih menjabat

Silahkan menggunakan mesin pencari untuk membaca kasus Priok (1984), Kasus Talangsari (1989), Kasus Sirnagalih (1993), kasus Aceh (1978-2004). Jangan lupa juga untuk mencari siapa yang sedang menjabat sebagai presiden pada tahun-tahun tersebut.

Tidak ada orang yang berani mempermasalahkan suara azan pada saat presiden Soeharto masih menjabat

Kasus suara azan itu awalnya diributkan karena wakil presiden Jusuf Kalla yang juga merangkap sebagai ketua Dewan Mesjid Indonesia meminta agar mesjid-mesjid hanya memutar pengajian tidak terlalu lama pada saat menjelang waktu salat. Hal ini disampaikan pada pembukaan Ijtima Ulama Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) se-Indonesia di Pondok Pesantren Attauhidiyah, Tegal, Jawa Tengah, Senin (8/6/2015). Tapi apakah benar itu hanya diributkan pada era presiden Jokowi menjabat?

Terkait dengan polusi suara yang diakibatkan oleh suara kaset orang mengaji itu sudah lama diatur melalui Instruksi Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor Kep/D/101/1978 tentang Penggunaan Pengeras Suara di Masjid, Langgar, dan Mushalla. Silahkan menggunakan mesin pencari untuk mengetahui apa isi dari instruksi tersebut.

Ngomong-ngomong tahun 1978 itu siapa yang sedang menjabat sebagai presiden?

Tidak ada orang yang berani menistakan Al Quran pada saat presiden Soeharto masih menjabat

Salah satu kasus menarik adalah mengenai pemilu tahun 1971 dimana partai politik yang terlibat saling jualan ayat Quran untuk melegitimasi partai mereka. Salah satu artikel menarik tentang ini bisa dibaca di sini.

Written by syahmins

Oktober 27, 2016 at 08:31

Ditulis dalam Bacaan, Jas Merah, Opini, Protes

Tagged with ,

Mencari Akar dan Bilangan Kuadrat di Excel

leave a comment »


Menghitung Pangkat atau Kuadrat

  • Menggunakan¬†simbol¬†‚Äú^‚ÄĚ.¬†Misalnya¬†=2^5¬†dibaca¬†sebagai¬†dua¬†pangkat¬†lima
  • Menggunakan¬†rumus¬†=power(bilangan¬†pokok;¬†bilangan¬†pangkat) misalnya¬†=power(2;3)¬†dibaca¬†sebagai¬†2¬†x¬†2¬†x¬†2¬†dan¬†hasil¬†akhirnya¬†8.

Menghitung akar pangkat dua

=SQRT(angka yang mau dihitung) misalnya =SQRT(25) didapat hasilnya 5

Menghitung akar pangkat tiga atau lebih

=ABS(angka yang mau dicari)^(1/pangkat berapa)

=ABS(8)^(1/3) dibaca akar pangkat 3 dari 8 sehingga didapat hasilnya 2

=ABS(6561)^(1/8) dibaca akar pangkat 8 dari 6561 sehingga didapat hasilnya 3

Written by syahmins

September 29, 2016 at 23:44