Cara Mengganti Nama Kolom di DBF Menggunakan Aplikasi Perkantoran


Pada aplikasi pemetaan, ada satu fasilitas untuk melihat tabel data yang dimiliki oleh peta yang sedang kita muat di layar. Pada QGIS, tabel ini dapat dilihat dengan cara klik kanan pada nama layer yang diinginkan kemudian pilih Open Attribute Table. Lalu akan terbuka sebuah jendela baru yang berisikan kolom-kolom data yang ada pada layer tersebut.

Contoh tabel yang ada pada layer akan terlihat seperti pada gambar di atas.

Ada kalanya nama kolom yang ada tidaklah seperti yang kita inginkan, bisa jadi penamaan yang sudah ada kurang jelas atau bisa jadi juga tidak sesuai dengan aturan penamaan (naming convention) yang berlaku pada organisasi kita.

Sebenarnya ada beberapa cara untuk mengganti nama kolom yang ada pada tabel tersebut.

Cara paling mudah adalah dengan menggunakan aplikasi perkantoran yang bernama Libre Office atau dapat juga menggunakan aplikasi Apache OpenOffice. Silakan unduh pada tautan tersebut. Aplikasi perkantoran tersebut adalah aplikasi perkantoran berbasis sumber terbuka (open source) dan dapat dipasang pada sistem operasi Windows, Linux, serta Mac.

Setelah selesai diunduh dan dipasang pada komputer atau laptop, kemudian buka File Manager (pada Windows bernama Windows Explorer, pada Linux bisa berupa Nautilus atau Nemo atau yang lainnya). Carilah berkas yang memiliki ekstensi atau akhiran dbf. Buka berkas tersebut dengan menggunakan Libre Office atau Apache OpenOffice. Ganti judul kolom yang diinginkan lalu simpan kembali dalam format dbf.

Sebelum melakukan modifikasi pada berkas tersebut, jangan lupa untuk membuat cadangan (back up) sehingga jika ada masalah dapat dikembalikan dengan cepat dan mudah.