Cara Menghapus Huruf di Linux


Sudah memasang huruf baru tapi tidak sreg dan ingin menghapusnya?

Menghapus huruf alias font di Linux ini memang agak berbeda dengan di Microsoft Windows. Jika di Windows kita sangat dimudahkan untuk menghapus huruf yang tidak diinginkan maka di Linux kita harus melakukan beberapa langkah yaitu:

  1. Buka File Explorer, bisa menggunakan Nemo, Nautilus atau yang sejenisnya.
  2. Arahkan ke ~/.local/share/fonts lalu pilih huruf yang akan dihapus. Tekan tombol Delete pada keyboard.
  3. Buka Terminal kemudian ketikkan fc-cache -f. Perintah ini akan menghapus cache dari huruf-huruf yang dihapus tadi.
  4. Selesai.

Cara Melihat Spesifikasi Komputer di Linux Dengan Menggunakan GUI


Jika minggu lalu postingannya adalah cara mengecek spesifikasi komputer di Linux dengan menggunakan perintah-perintah yang diketikkan di Terminal, maka kali ini masih tentang mengecek spesifikasi komputer di Linux tapi menggunakan tampilan GUI alias Graphic User Interface. Untuk kalangan tertentu, menggunakan fasilitas GUI di Linux hampir seperti sebuah dosa besar 😀 tapi untuk pengguna yang hijrah dari Windows maka fasilitas ini memberikan kemudahan yang hampir sama seperti Windows.

Aplikasi yang digunakan kali ini bernama hardinfo, kalau di Windows mungkin lebih kurang sejenis dengan Device Manager.

Untuk memasang aplikasi ini ada beberapa cara, yang paling gampang adalah mengetikkan perintah berikut di Terminal.

sudo apt-get install hardinfo

Cara ini lebih dianjurkan karena lebih praktis, tidak perlu membuka perambah kemudian mengunduh aplikasi kemudian dipasang alias di-install. Cukup ketikkan di Terminal dan akan langsung diunduh dan dipasang di komputer.

Untuk menjalankan aplikasinya bisa dengan dua cara. Cara pertama adalah mengetikkan perintah berikut di Terminal

hardinfo

atau ketikkan “hardinfo” setelah menekan tombol Menu.

Ketika aplikasi dijalankan maka akan terlihat seperti gambar di bawah ini.

Selamat mencoba.

Cara Melihat Spesifikasi Komputer di Linux Dengan Menggunakan CLI


Untuk pengguna pinguin kelas berat, tentu saja CLI atau Command Line Interface alias perintah yang biasanya diketik pada Terminal itu merupakan sebuah keharusan. Pengguna kelas berat ini biasanya sangat tidak menganjurkan penggunaan aplikasi berbasis GUI (Graphic User Interface) alias tampilan berbasis grafis. Jika ingin terlihat keren atau ingin nyamar menjadi hacker maka silakan ikuti beberapa perintah berikut untuk menampilkan spesifikasi komputer yang sedang digunakan.

Gunakan aplikasi Terminal atau yang sejenisnya untuk mengetikkan perintah-perintah berikut.

Mengecek Spesifikasi Prosesor

Ketikkan perintah berikut untuk melihat spesifikasi prosesor pada komputer yang sedang digunakan saat ini.

cat /proc/cpuinfo

dan perintah

cat /proc/cpuinfo | grep ‘model name’

Perintah pertama akan menampilkan informasi prosesor yang digunakan secara detil seperti nama vendor, model, cache size, dan lain-lain. Sedangkan perintah kedua hanya akan menampilkan nama model prosesor yang ada di komputer tersebut.

Mengecek Spesifikasi Memori (RAM)

cat /proc/meminfo

Perintah ini akan menampilkan spesifikasi memori yang terpasang di komputer secara detil. Informasi yang diberikan misalnya seperti total memori yang terpasang, cachedbuffer, dan lain-lain.

Jika tidak membutuhkan informasi detil seperti itu maka bisa menggunakan perintah berikut

cat /proc/meminfo | grep ‘MemTotal’

Perintah tersebut akan menampilkan berapa total memori yang terpasang pada komputer.

Mengecek Spesifikasi Kartu Grafis yang Aktif.

Untuk melihat spesifikasi kartu grafis yang sedang aktif saat ini maka ketikkan perintah berikut

lspci | grep VGA

Perintah tersebut hanya akan menampilkan kartu grafis yang sedang aktif saat ini, jadi jika di komputer tersebut ada dua kartu grafis (VGA) maka hanya satu yang akan ditampilkan.

Menampilkan Semua Spesifikasi Perangkat Keras

Ketikkan perintah berikut

lshw -short

Jika perintah ini diketikkan tidak dalam mode super-user maka informasi yang ditampilkan akan sangat umum seperti nama prosesor, jumlah memori terpasang, dan lain-lain. Tetapi jika perintah ini diketik dalam mode super-user maka informasi yang tampil akan lebih detil.


Silakan dicoba-coba dan semoga bermanfaat.

Cara Mengatasi X Server Error di Linux Mint 18.1


Kasus ini biasanya terjadi pada pemula seperti saya. Awalnya ini akibat keinginan untuk selalu memiliki versi terbaru yang disediakan oleh Update Manager sehingga semua pembaharuan langsung diinstal tanpa berfikir apakah akan ada bentrok dengan sistem yang lain atau tidak.

Salah satu cara untuk mengatasi X Server yang tidak mau tampil setelah selesai menginstal pembaharuan (biasanya kernel terbaru) adalah sebagai berikut:

  1. Tekan ctrl alt F2 untuk masuk ke mode konsol
  2. Ketik sudo rm /etc/X11/xorg.conf (file ini nanti akan dibuat kembali oleh sistem)
  3. Kemudian ketik startx atau bisa juga direstart.
  4. Kembalikan setingan ke kartu Intel. Unduh kembali driver Nvidia dari situs mereka dan selesai.

Semoga membantu.

Cara Menjalankan ChartNexus di LinuxMint


Sebelum melanjutkan silahkan download ChartNexus untuk Linux di sini.

Sebelumnya saya mengira ketika ada error “tidak dapat menjalankan file: /namapengguna/ChartNexus/chartnexus.jar” itu menunjukkan permasalahan dengan Java yang saya miliki. Setelah bongkar pasang Java dari Open JDK diganti dengan Oracle Java tetapi masalah tersebut tetap berlanjut maka pencarian kembali berlangsung 😀

Tersangka selanjutnya adalah hak akses, tetapi penggunaan perintah “sudo” dan bahkan perintah “su” masih juga tak mampu untuk menjalankan ChartNexus. Rupanya permasalahan itu karena akses untuk menjalankan file executable tidak diberikan izin. Jadi untuk mengatasi hal ini, bukalah folder tempat instalasi ChartNexus kemudian klik kanan dan properties di chartnexus.jar lalu pada tab Permissions berikan akses untuk “read and write” serta aktifkan pilihan “Allow executing file as program” kemudian klik tombol Close.

Voila….

Mengatasi Masalah Virtual Box 5 di Fedora 25 – Kernel driver not installed (rc=-1908)


Akibat terlalu rajin melakukan pembaharuan di sistem sering kali berakibat timbulnya error yang tidak menentu.

Untuk mengatasi masalah Oracle Virtual Box terutama versi 5 yang tidak mau menjalankan Windows 7 di Fedora 24 “Kernel driver not installed (rc=-1908)” maka dapat melakukan langkah berikut:

sudo dnf install kernel-devel dkms kernel-headers
/sbin/rcvboxdrv setup

Silahkan jalankan kedua perintah tersebut di terminal terdekat.

Mencari Sebuah Teks Di Dalam File Menggunakan Terminal Di Linux


Oke… ini postingan dan perintah dasar untuk beberapa orang yang sudah ahli. Tapi sekedar menjadi catatan saya pribadi agar gampang menemukannya lagi maka cara mencari sebuah kata atau kalimat di dalam teks yang kita lupa ada di mana dengan menggunakan Terminal di Linux adalah sebagai berikut:

grep -Ril “teks yang mau dicari” /

  • R digunakan untuk pengulangan perintah sampai dengan seluruh berkas diperiksa
  • i digunakan untuk mengabaikan perbedaan huruf kapital dan bukan kapital
  • l digunakan untuk menampilkan nama berkas yang mengandung teks tersebut
  • / digunakan untuk mencari di seluruh folder yang ada di komputer. Jika ingin mencari di folder tertentu saja maka masuk ke folder tersebut kemudian ketik perintah di atas tanpa tanda “/”