Cara Mudah Memasang Google Adsense di WordPress


Cieee…cieee yang baru disetujui akun Google Adsense…

Jika masih bingung untuk memasang kode dari Google Adsense ke dalam website berbasis WordPress maka pasang saja plugin yang bernama “Google Analytics Dashboard Plugin for WordPress by MonsterInsights”.

Plugin ini akan sangat membantu proses pemasangan Google Adsense dengan mudah dan cepat. Ada dua versi yang disediakan oleh pengembang, versi penuh alias full version dan versi gratisan alias free version.

Dengan menggunakan plugin ini, pemilik website akan dengan mudah melihat beberapa hal berikut:

  • Laporan Pengunjung seperti asal pengunjung, jenis perambah yang digunakan, atau sistem operasi yang mereka gunakan.
  • Laporan Tingkah Laku seperti kata kunci apa yang merujuk ke website tersebut, siapa yang mereferensikan tautan ke website itu, atau apa saja halaman yang mereka baca di website tersebut.
  • Laporan Konten seperti halaman mana yang paling banyak dikunjungi atau tema apa yang paling menarik.

Selain tiga jenis laporan tersebut, ada beberapa jenis laporan lain yang disediakan oleh plugin ini. Jadi silakan langsung menuju ke lokasi. Jangan lupa, kalau sudah mulai menghasilkan ntar bagi-bagi ya.

Mengatasi “Stylesheet Missing error” di WordPress


Pernah mendapatkan error seperti judul di atas? Biasanya permasalahan itu timbul ketika akan memasang sebuah tema baru di WordPress.

Ada beberapa hal yang menyebabkan masalah tersebut timbul, tapi jangan khawatir dan langsung menghapus tema tersebut. Masalah “Stylesheet Missing error” timbul bukan karena tema yang dibeli itu rusak atau bermasalah, tapi hanya salah penempatan berkas alias file css saja.

Untuk mengatasi hal tersebut maka ikuti beberapa langkah berikut:

  1. Unduh berkas tema yang ingin dipasang.
  2. Ekstrak atau unzip ke sebuah folder sementara.
  3. Buka hasil ekstrak dari langkah nomor dua.
  4. Cari folder tema yang sesungguhnya, kemudian di dalam folder tema akan terdapat sebuah berkas “style.css“.
  5. Dengan menggunakan FTP Client seperti FileZilla, unggah folder tema tersebut ke dalam “wp-content/themes” di hostingan.
  6. Login ke website (WordPress admin panel) dan aktifkan tema tersebut.

Metode Alternatif

Tenang, ini bukan berarti jalur pengobatan tradisional :D.

Jika tidak ingin mengunggah secara manual folder tema, maka ada jalan lain untuk memasang tema tersebut.

Kompres (zip) folder tema, HANYA folder tema saja dan unggah melalui WordPress themes admin panel dengan cara menekan tombol “Add New” kemudian klik “upload“.

Pastikan hanya mengunggah folder tema saja ketika akan memasang tema baru di WordPress.

Tidak Dapat Mengimpor “Dummy Data” di Eight Degree Template


Eight Degree adalah salah satu template gratis yang dapat digunakan untuk membuat web portofolio perusahaan dengan menggunakan WordPress. Template ini dapat diunduh dari laman WordPress atau dapat juga berkunjung langsung ke laman resmi mereka di sini.

Ketika selesai memasang template ini, pengguna diminta untuk memasang beberapa plugin yang berkaitan dengan template ini. Tapi tenang saja, pemasangan template telah dipermudah sedemikian rupa sehingga menjadi sangat mudah bahkan untuk para pemula.

Tantangan baru akan muncul ketika ingin memasang data contoh alias data dummy ke dalam template ini.

Documentation images
Sumber gambar: https://8degreethemes.com/documentation/eight-degree/

Sebelum melanjutkan, semua kata atau kalimat yang dituliskan dalam huruf tebal adalah menu-menu yang harus diklik. Sedangkan yang diketik dengan huruf miring adalah istilah-istilah dalam bahasa asing. Saya menggunakan WordPress dengan Bahasa Inggris, silakan sesuaikan dengan bahasa yang anda gunakan untuk antar muka tampilan.

Kalau menurut gambar di atas, proses mengimpor data untuk keperluan demo hanya tinggal menekan tombol Install Demo tetapi pada kenyataannya kita perlu memasang plugin baru untuk memulai aktivitas ini. Permasalahannya adalah plugin ini sering kali bermasalah ketika akan dipasang.

Salah satu solusi paling tokcer yang saya dapatkan adalah dengan cara memasang plugin secara manual. Unduh Instant Demo Importer Plugin dari halaman ini. Kemudian Dari Dashboard masuk ke menu Plugin lalu Add New kemudian di bagian atas halaman klik tombol Upload Plugin.

Jika sudah selesai terpasang maka akan tampil seperti gambar di atas.

Selamat mencoba.

Cara Melihat Spesifikasi Komputer di Linux Dengan Menggunakan GUI


Jika minggu lalu postingannya adalah cara mengecek spesifikasi komputer di Linux dengan menggunakan perintah-perintah yang diketikkan di Terminal, maka kali ini masih tentang mengecek spesifikasi komputer di Linux tapi menggunakan tampilan GUI alias Graphic User Interface. Untuk kalangan tertentu, menggunakan fasilitas GUI di Linux hampir seperti sebuah dosa besar 😀 tapi untuk pengguna yang hijrah dari Windows maka fasilitas ini memberikan kemudahan yang hampir sama seperti Windows.

Aplikasi yang digunakan kali ini bernama hardinfo, kalau di Windows mungkin lebih kurang sejenis dengan Device Manager.

Untuk memasang aplikasi ini ada beberapa cara, yang paling gampang adalah mengetikkan perintah berikut di Terminal.

sudo apt-get install hardinfo

Cara ini lebih dianjurkan karena lebih praktis, tidak perlu membuka perambah kemudian mengunduh aplikasi kemudian dipasang alias di-install. Cukup ketikkan di Terminal dan akan langsung diunduh dan dipasang di komputer.

Untuk menjalankan aplikasinya bisa dengan dua cara. Cara pertama adalah mengetikkan perintah berikut di Terminal

hardinfo

atau ketikkan “hardinfo” setelah menekan tombol Menu.

Ketika aplikasi dijalankan maka akan terlihat seperti gambar di bawah ini.

Selamat mencoba.

Cara Melihat Spesifikasi Komputer di Linux Dengan Menggunakan CLI


Untuk pengguna pinguin kelas berat, tentu saja CLI atau Command Line Interface alias perintah yang biasanya diketik pada Terminal itu merupakan sebuah keharusan. Pengguna kelas berat ini biasanya sangat tidak menganjurkan penggunaan aplikasi berbasis GUI (Graphic User Interface) alias tampilan berbasis grafis. Jika ingin terlihat keren atau ingin nyamar menjadi hacker maka silakan ikuti beberapa perintah berikut untuk menampilkan spesifikasi komputer yang sedang digunakan.

Gunakan aplikasi Terminal atau yang sejenisnya untuk mengetikkan perintah-perintah berikut.

Mengecek Spesifikasi Prosesor

Ketikkan perintah berikut untuk melihat spesifikasi prosesor pada komputer yang sedang digunakan saat ini.

cat /proc/cpuinfo

dan perintah

cat /proc/cpuinfo | grep ‘model name’

Perintah pertama akan menampilkan informasi prosesor yang digunakan secara detil seperti nama vendor, model, cache size, dan lain-lain. Sedangkan perintah kedua hanya akan menampilkan nama model prosesor yang ada di komputer tersebut.

Mengecek Spesifikasi Memori (RAM)

cat /proc/meminfo

Perintah ini akan menampilkan spesifikasi memori yang terpasang di komputer secara detil. Informasi yang diberikan misalnya seperti total memori yang terpasang, cachedbuffer, dan lain-lain.

Jika tidak membutuhkan informasi detil seperti itu maka bisa menggunakan perintah berikut

cat /proc/meminfo | grep ‘MemTotal’

Perintah tersebut akan menampilkan berapa total memori yang terpasang pada komputer.

Mengecek Spesifikasi Kartu Grafis yang Aktif.

Untuk melihat spesifikasi kartu grafis yang sedang aktif saat ini maka ketikkan perintah berikut

lspci | grep VGA

Perintah tersebut hanya akan menampilkan kartu grafis yang sedang aktif saat ini, jadi jika di komputer tersebut ada dua kartu grafis (VGA) maka hanya satu yang akan ditampilkan.

Menampilkan Semua Spesifikasi Perangkat Keras

Ketikkan perintah berikut

lshw -short

Jika perintah ini diketikkan tidak dalam mode super-user maka informasi yang ditampilkan akan sangat umum seperti nama prosesor, jumlah memori terpasang, dan lain-lain. Tetapi jika perintah ini diketik dalam mode super-user maka informasi yang tampil akan lebih detil.


Silakan dicoba-coba dan semoga bermanfaat.

Cara Mengatasi X Server Error di Linux Mint 18.1


Kasus ini biasanya terjadi pada pemula seperti saya. Awalnya ini akibat keinginan untuk selalu memiliki versi terbaru yang disediakan oleh Update Manager sehingga semua pembaharuan langsung diinstal tanpa berfikir apakah akan ada bentrok dengan sistem yang lain atau tidak.

Salah satu cara untuk mengatasi X Server yang tidak mau tampil setelah selesai menginstal pembaharuan (biasanya kernel terbaru) adalah sebagai berikut:

  1. Tekan ctrl alt F2 untuk masuk ke mode konsol
  2. Ketik sudo rm /etc/X11/xorg.conf (file ini nanti akan dibuat kembali oleh sistem)
  3. Kemudian ketik startx atau bisa juga direstart.
  4. Kembalikan setingan ke kartu Intel. Unduh kembali driver Nvidia dari situs mereka dan selesai.

Semoga membantu.