Tidak Dapat Mengimpor “Dummy Data” di Eight Degree Template


Eight Degree adalah salah satu template gratis yang dapat digunakan untuk membuat web portofolio perusahaan dengan menggunakan WordPress. Template ini dapat diunduh dari laman WordPress atau dapat juga berkunjung langsung ke laman resmi mereka di sini.

Ketika selesai memasang template ini, pengguna diminta untuk memasang beberapa plugin yang berkaitan dengan template ini. Tapi tenang saja, pemasangan template telah dipermudah sedemikian rupa sehingga menjadi sangat mudah bahkan untuk para pemula.

Tantangan baru akan muncul ketika ingin memasang data contoh alias data dummy ke dalam template ini.

Documentation images
Sumber gambar: https://8degreethemes.com/documentation/eight-degree/

Sebelum melanjutkan, semua kata atau kalimat yang dituliskan dalam huruf tebal adalah menu-menu yang harus diklik. Sedangkan yang diketik dengan huruf miring adalah istilah-istilah dalam bahasa asing. Saya menggunakan WordPress dengan Bahasa Inggris, silakan sesuaikan dengan bahasa yang anda gunakan untuk antar muka tampilan.

Kalau menurut gambar di atas, proses mengimpor data untuk keperluan demo hanya tinggal menekan tombol Install Demo tetapi pada kenyataannya kita perlu memasang plugin baru untuk memulai aktivitas ini. Permasalahannya adalah plugin ini sering kali bermasalah ketika akan dipasang.

Salah satu solusi paling tokcer yang saya dapatkan adalah dengan cara memasang plugin secara manual. Unduh Instant Demo Importer Plugin dari halaman ini. Kemudian Dari Dashboard masuk ke menu Plugin lalu Add New kemudian di bagian atas halaman klik tombol Upload Plugin.

Jika sudah selesai terpasang maka akan tampil seperti gambar di atas.

Selamat mencoba.

Cara Melihat Spesifikasi Komputer di Linux Dengan Menggunakan GUI


Jika minggu lalu postingannya adalah cara mengecek spesifikasi komputer di Linux dengan menggunakan perintah-perintah yang diketikkan di Terminal, maka kali ini masih tentang mengecek spesifikasi komputer di Linux tapi menggunakan tampilan GUI alias Graphic User Interface. Untuk kalangan tertentu, menggunakan fasilitas GUI di Linux hampir seperti sebuah dosa besar 😀 tapi untuk pengguna yang hijrah dari Windows maka fasilitas ini memberikan kemudahan yang hampir sama seperti Windows.

Aplikasi yang digunakan kali ini bernama hardinfo, kalau di Windows mungkin lebih kurang sejenis dengan Device Manager.

Untuk memasang aplikasi ini ada beberapa cara, yang paling gampang adalah mengetikkan perintah berikut di Terminal.

sudo apt-get install hardinfo

Cara ini lebih dianjurkan karena lebih praktis, tidak perlu membuka perambah kemudian mengunduh aplikasi kemudian dipasang alias di-install. Cukup ketikkan di Terminal dan akan langsung diunduh dan dipasang di komputer.

Untuk menjalankan aplikasinya bisa dengan dua cara. Cara pertama adalah mengetikkan perintah berikut di Terminal

hardinfo

atau ketikkan “hardinfo” setelah menekan tombol Menu.

Ketika aplikasi dijalankan maka akan terlihat seperti gambar di bawah ini.

Selamat mencoba.

Cara Melihat Spesifikasi Komputer di Linux Dengan Menggunakan CLI


Untuk pengguna pinguin kelas berat, tentu saja CLI atau Command Line Interface alias perintah yang biasanya diketik pada Terminal itu merupakan sebuah keharusan. Pengguna kelas berat ini biasanya sangat tidak menganjurkan penggunaan aplikasi berbasis GUI (Graphic User Interface) alias tampilan berbasis grafis. Jika ingin terlihat keren atau ingin nyamar menjadi hacker maka silakan ikuti beberapa perintah berikut untuk menampilkan spesifikasi komputer yang sedang digunakan.

Gunakan aplikasi Terminal atau yang sejenisnya untuk mengetikkan perintah-perintah berikut.

Mengecek Spesifikasi Prosesor

Ketikkan perintah berikut untuk melihat spesifikasi prosesor pada komputer yang sedang digunakan saat ini.

cat /proc/cpuinfo

dan perintah

cat /proc/cpuinfo | grep ‘model name’

Perintah pertama akan menampilkan informasi prosesor yang digunakan secara detil seperti nama vendor, model, cache size, dan lain-lain. Sedangkan perintah kedua hanya akan menampilkan nama model prosesor yang ada di komputer tersebut.

Mengecek Spesifikasi Memori (RAM)

cat /proc/meminfo

Perintah ini akan menampilkan spesifikasi memori yang terpasang di komputer secara detil. Informasi yang diberikan misalnya seperti total memori yang terpasang, cachedbuffer, dan lain-lain.

Jika tidak membutuhkan informasi detil seperti itu maka bisa menggunakan perintah berikut

cat /proc/meminfo | grep ‘MemTotal’

Perintah tersebut akan menampilkan berapa total memori yang terpasang pada komputer.

Mengecek Spesifikasi Kartu Grafis yang Aktif.

Untuk melihat spesifikasi kartu grafis yang sedang aktif saat ini maka ketikkan perintah berikut

lspci | grep VGA

Perintah tersebut hanya akan menampilkan kartu grafis yang sedang aktif saat ini, jadi jika di komputer tersebut ada dua kartu grafis (VGA) maka hanya satu yang akan ditampilkan.

Menampilkan Semua Spesifikasi Perangkat Keras

Ketikkan perintah berikut

lshw -short

Jika perintah ini diketikkan tidak dalam mode super-user maka informasi yang ditampilkan akan sangat umum seperti nama prosesor, jumlah memori terpasang, dan lain-lain. Tetapi jika perintah ini diketik dalam mode super-user maka informasi yang tampil akan lebih detil.


Silakan dicoba-coba dan semoga bermanfaat.

Cara Mengatasi X Server Error di Linux Mint 18.1


Kasus ini biasanya terjadi pada pemula seperti saya. Awalnya ini akibat keinginan untuk selalu memiliki versi terbaru yang disediakan oleh Update Manager sehingga semua pembaharuan langsung diinstal tanpa berfikir apakah akan ada bentrok dengan sistem yang lain atau tidak.

Salah satu cara untuk mengatasi X Server yang tidak mau tampil setelah selesai menginstal pembaharuan (biasanya kernel terbaru) adalah sebagai berikut:

  1. Tekan ctrl alt F2 untuk masuk ke mode konsol
  2. Ketik sudo rm /etc/X11/xorg.conf (file ini nanti akan dibuat kembali oleh sistem)
  3. Kemudian ketik startx atau bisa juga direstart.
  4. Kembalikan setingan ke kartu Intel. Unduh kembali driver Nvidia dari situs mereka dan selesai.

Semoga membantu.

Cara Menampilkan Sheet Tab di Excel


Pernah mengalami sheet tab di bagian bawah berkas Excel menghilang secara misterius? Yup, itu bagian yang memperlihatkan sheet (lembaran) kerja kita di Excel. Memang ada beberapa aplikasi yang dibuat menggunakan Excel yang melakukan proteksi sehingga kita tidak bisa melihat sheet apa saja yang digunakan.

Untuk mengaktifkan agar kita dapat melihat sheet tab tersebut bisa dilakukan dengan cara File (kalau di Excel 2007 tekan logo Office di pojok kiri atas) kemudian Excel Option lalu klik Advance (di sebelah kiri) lalu cari Show Sheet Tabs dan berikan tanda centang pada kotak pilihannya.

Selamat mencoba.

Cara Menjalankan ChartNexus di LinuxMint


Sebelum melanjutkan silahkan download ChartNexus untuk Linux di sini.

Sebelumnya saya mengira ketika ada error “tidak dapat menjalankan file: /namapengguna/ChartNexus/chartnexus.jar” itu menunjukkan permasalahan dengan Java yang saya miliki. Setelah bongkar pasang Java dari Open JDK diganti dengan Oracle Java tetapi masalah tersebut tetap berlanjut maka pencarian kembali berlangsung 😀

Tersangka selanjutnya adalah hak akses, tetapi penggunaan perintah “sudo” dan bahkan perintah “su” masih juga tak mampu untuk menjalankan ChartNexus. Rupanya permasalahan itu karena akses untuk menjalankan file executable tidak diberikan izin. Jadi untuk mengatasi hal ini, bukalah folder tempat instalasi ChartNexus kemudian klik kanan dan properties di chartnexus.jar lalu pada tab Permissions berikan akses untuk “read and write” serta aktifkan pilihan “Allow executing file as program” kemudian klik tombol Close.

Voila….