the Journal

Archive for April 2015

Kesopanan Kita Berbahasa

leave a comment »


Pagi ini kembali diingatkan akan kesopanan kita berbahasa yang justru membuat maknanya semakin bias.

Jadi untuk membuat itu lebih horor, mungkin kita harus kembali menggunakan istilah lonte daripada wanita penghibur (well, seorang cewek yang sedang menghibur sahabatnya yang sedang sedih gak bisa dikatakan sebagai wanita penghibur kan?), istilah zina daripada seks bebas atau tempat pelacuran daripada lokalisasi.

Istilah-istilah tersebut kedengarannya kasar dan menghina bagi sebagian golongan tapi kemungkinan besar juga akan membuat para remaja kita menjauhi tingkah laku tersebut.

Iklan

Written by syahmins

April 21, 2015 at 10:22

Ditulis dalam Opini

10 Aplikasi Wajib di Laptop Pribadi

with one comment


Laptop adalah salah satu alat kerja dan bermain yang paling sering dibawa sekarang ini, kalau mau ngopi atau nongkrong di kampus pasti benda ini akan selalu nempel di punggung 😀

Biasanya, begitu mendapatkan laptop baru maka pekerjaan pertama adalah melakukan pemasangan aplikasi berikut untuk bekerja dan bermain… yeaahhh… play hard and work hard.

Daftar berikut ini semoga bisa membantu untuk mencari alternatif aplikasi yang bisa digunakan di laptop pribadi kita.

Anti Virus

Aplikasi pertama yang wajib ada setelah menginstal Windows adalah antivirus. Alternatif gratis terbaik adalah AVG free, Avast free. Dulu aku pengguna setia AVG versi gratis selama sekitar 10 tahun dan tidak mengalami gangguan berarti dengan virus komputer.

Sekarang ini kalau di laptop, aku mempercayakan pengamanan kepada Bitdefender untuk antivirus, personal firewall, aplikasi pencari berkas yang sama (duplicate file), Safe pay untuk pengamanan ketika menggunakan aplikasi internet banking dan juga untuk melakukan fungsi optimalisasi sistem dengan satu kali klik. Satu aplikasi untuk banyak kegunaan. Harganya tidak terlalu mahal dan banyak penjual terpercaya di Kaskus yang bisa menyediakan lisensinya. Tapi apapun jenis dan merek antivirus yang dipilih, tapi jangan melupakan satu hal terpenting: lakukan update atau pembaruan secara berkala. Minimal dua minggu sekali.

Media Player Classic

Walaupun ada banyak pemutar film lain yang katanya lebih mumpuni, tapi aku tak bisa berpaling ke lain hati :D. Tampilannya sederhana dan mampu memutar banyak jenis film yang saat ini beredar, mulai dari mkv sampai ke flv dan 3gp 😀

Media Player Classic bisa diunduh di sini.

Browser alias Perambah

Walaupun Windows sudah memiliki aplikasi bawaan yaitu Internet Explorer tapi rasanya kurang afdol kalau tidak menggunakan Chrome atau Firefox. Beberapa yang lain mungkin lebih senang menggunakan Opera atau UC Browser.

Pembuka file zip

Sampai sekarang masih setia dengan 7zip, aplikasi gratisan yang sangat mumpuni untuk menyelesaikan masalah kompresi berkas. Berkas zip, rar, gzip dan tar adalah beberapa jenis yang bisa ditangani olehnya. Lupakan Winzip dan Winrar yang berbayar atau membutuhkan crack. Udah masanya pakai aplikasi gratis tanpa ngecrack.

Pemutar Musik

Sampai sekarang juga masih setia dengan Winamp. Aplikasi pemutar musik jadul yang tergolong ringan dan cepat untuk dijalankan.

Pembaca Dan Pembuat Berkas PDF

Nitro PDF memberikan satu aplikasi berukuran kecil untuk membuka, mengedit atau membuat berkas PDF. All in one dengan ukuran berkas yang harus diunduh hanya 37 MB serta hasil instalasi sebesar 131 MB, sangat kecil jika dibandingkan dengan Adobe Acrobat X yang hasil instalasinya sebesar 1,11 GB.

Aplikasi Chatting

Hanya dua aplikasi percakapan yang dipasang yaitu Pidgin dan Telegram. Pidgin mampu menangani percakapan untuk hampir semua jalur percakapan seperti Facebook, GTalk, Yahoo Messanger, IRC dan masih banyak lagi. Jadi satu aplikasi untuk menangani hampir semua jalur yang kita miliki. Sedangkan telegram bersifat situasional karena ada beberapa grup untuk berdiskusi menggunakan aplikasi ini. Kelebihan telegram adalah mampu mengirim dan menerima hampir semua jenis file berukuran besar, kalau gak salah bisa sampai 1 GB.

Aplikasi Pengolah Gambar

GIMP dan Photoscape adalah dua aplikasi pengolah gambar yang gratis serta sangat bisa dipercaya. GIMP biasanya digunakan sebagai pengganti Adobe Photoshop sedangkan Photoscape digunakan untuk mengedit gambar-gambar secara cepat dengan beberapa template yang menarik.

Aplikasi Pencatat Ringan

Kategori ini hanya ada satu aplikasi yang dipasang yaitu Notepad++. Aplikasi wajib untuk melakukan perbaikan pada berbagai jenis berkas pemrograman serta membuat catatan sebagai pengganti Notepad bawaan Windows. Eh aplikasi ini bisa juga digunakan untuk mengedit berkas sub title film dalam format srt.

Aplikasi Tambahan Untuk Perambah

Adobe Flash Player serta Java Runtime adalah aplikasi pelengkap untuk perambah. Walaupun katanya teknologi Flash dan Java sudah mulai banyak ditinggalkan tapi tetap saja masih banyak web yang memakai teknologi itu.

 

Tidak ada pesan sponsor apapun dari daftar di atas 😀 Silahkan memilih dengan bijak dan sesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

Written by syahmins

April 17, 2015 at 09:07

Banda Aceh Kota Wisata Islami

leave a comment »


Entah kenapa kalau baca urusan wisata di Banda Aceh suka jadi uring-uringan sendiri 🙂

Padahal menurut berita yang ada di sini, situ dan sana kota Banda Aceh sudah mengukuhkan dirinya menjadi World Islamic Tourism yang dikukuhkan di Jakarta pada 31 Maret 2015 lalu. Dari segi sejarah dan keinginan tentu saja ini sangat menggembirakan. Inisiatif sebesar ini bisa terwujud dan bahkan dihadiri oleh orang nomor satu di kota Banda Aceh tentu saja patut kita hargai.

Tapi pertanyaan selanjutnya adalah selanjutnya bagaimana? Apakah dengan mengukuhkan diri menjadi kota tujuan wisata islami lantas akan membuat para turis datang? Apa saja pengembangan yang dapat dilakukan di Banda Aceh agar benar-benar pantas menjadi kota tujuan wisata islami dunia?

Ada beberapa hal yang sebenarnya dapat dikembangkan agar daerah ini benar-benar dapat menjadi tujuan utama wisatawan.

Sarana transportasi umum.

Ini adalah salah satu hal yang paling penting yang tidak diperhatikan oleh pelaku wisata di Banda Aceh. Ambil contoh ketika baru mendarat di bandara Sultan Iskandar Muda dan ingin menuju ke kota Banda Aceh, alternatif angkutan umum yang tersedia adalah bus Damri yang jam operasionalnya tidak terdata dengan jelas. Tidak ada petunjuk bahwa ada bus Damri yang bisa dijadikan tumpangan untuk menuju pusat kota. Para supir taksi gelap berkerumun di depan pintu kedatangan dan berebut untuk menawarkan jasa mereka dengan tarif yang lumayan. Untuk menuju ke pusat kota Banda Aceh kita harus merogoh kocek antara 85 ribu hingga 100 ribu rupiah. Beberapa supir yang nakal bahkan akan mengambil tarif yang lebih tinggi kepada wisatawan asing.

Jika kita menumpangi bus Damri hingga tiba di depan Mesjid Raya Baiturrahman, tidak ada petunjuk lanjutan bagaimana bisa mencapai tujuan selanjutnya. Tidak ada angkot atau taksi resmi untuk mengantar ke tujuan, hanya ada becak yang tarifnya terkadang suka keterlaluan mahalnya. Padahal sudah ada peraturan walikota yang mengatur besaran ongkos becak berdasarkan kilometer, tapi sepertinya itu tidak berpengaruh banyak bagi pengendara becak.

Solusi: perbanyak angkutan umum, jika perlu berikan subsidi kepada para pemilik angkutan umum agar mereka bersemangat buat narik dan cari penumpang. Selain memudahkan para wisatawan juga akan membantu mengurai macet yang mulai melanda kota Banda Aceh pada jam-jam tertentu.

Peta/Papan Petunjuk Arah

Kalau mau ke pantai Ulee Lheu dari depan Mesjid Raya Baiturrahman itu lewat mana ya? Kalau tidak membawa orang lokal, tidak menggunakan GPS atau malas nanya maka dipastikan anda akan tiba sangat terlambat ditujuan. Papan penunjuk arah ke beberapa titik wisata memang ada di beberapa pojok jalan, tapi itu sangat kecil dan hanya ke titik wisata tertentu saja. Selebihnya tidak ada dan harus mengandalkan beberapa alat bantu yang tersedia.

Solusi: perbanyak dan perbesar papan penunjuk arah di setiap persimpangan jalan. Di beberapa titik strategis seperti depan Mesjid Raya Baiturrahman, Pantai Ulee Lheu, Musium Tsunami, dan Kapal Apung perlu dipasang baliho peta lokasi wisata, hotel dan tempat kuliner di Banda Aceh.

Hiburan

Setiap akhir pekan ada pentas seni rutin di Taman Putroe Phang, selain itu bagi yang beragama Islam bisa mengikuti zikir akbar yang rutin dilakukan setiap malam jumat di Mesjid Raya Baiturrahman. Selebihnya sepanjang pengetahuan saya tidak ada pentas seni rutin di kota ini.

Kuliner malam hari juga masih terbatas pada beberapa tempat tertentu seperti Rex Peunayong dan banyak warung kopi yang tersebar di seluruh penjuru kota. Tapi tempat duduk dan ngobrol di alam terbuka masih sangat terbatas.

Solusi: Daerah sepanjang pantai Ulee Lheu dapat dikembangkan menjadi wisata kuliner malam untuk menikmati jagung bakar atau ikan bakar sambil mendengar suara ombak. Agar tidak ruwet dan sumpek, kendaraan dapat diparkir di luar lokasi kuliner. Beberapa daerah memiliki satu jalan yang ditutup pada waktu malam hari untuk keperluan wisata kuliner ini, sebut saja misalnya kota Kupang yang memiliki pusat kuliner malam berupa aneka makanan laut segar. Harganya tentu saja harus murah meriah agar dapat dinikmati semua kalangan. Hal terpenting lainnya jika ini terwujud adalah memperbanyak tempat sampah agar tidak ada sampah yang dibuang sembarangan. Kebersihan sebagian dari iman ya kan?

Untuk mengurangi kemungkinan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dapat diperbanyak pemasangan lampu jalan sehingga tidak ada daerah gelap lagi sepanjang jalan. Agar biaya pemasangan lampu jalan ini tidak membebani APBD, pemko dapat melakukan pendekatan kepada perusahaan-perusahaan yang ada di wilayahnya agar dana CSR dapat dialihkan untuk pengadaan lampu jalan tenaga surya. Lombok sudah melakukan ini disepanjang pantai Senggigi menuju ke arah Lombok Utara dengan menggunakan dana CSR PLN.

Selain itu para WH juga dapat disiagakan untuk berpatroli rutin pada tempat tersebut sehingga bisa lebih mencegah terjadinya pelanggaran syariat.

Masih banyak hal lain yang dapat dilakukan, tapi yang terutama harus dilakukan adalah mengubah mental warga kota agar dapat lebih ramah melayani pendatang dan memperbanyak pengetahuan warga tentang sejarah kota mereka sendiri.

Written by syahmins

April 9, 2015 at 16:00