the Journal

Raon ke Pekan Raya Jakarta

leave a comment »


Pekan Raya Jakarta atau PRJ adalah ajang tahunan dalam rangka memperingati hari ulang tahun Jakarta. Ajang ini termasuk ke dalam acara pameran terbesar dan terlama di Indonesia.

Sebagai anak daerah, selama ini aku cuma bisa liat di tivi, baca di koran atau melihat dari internet. Ada rasa ingin tahu dan ingin lihat bagaimana sih sebenarnya keadaan PRJ ini. Tahun lalu karena kesibukan kerja akhirnya gak sempat ikut meramaikan sedangkan tahun ini sebenarnya agak malas, tapi karena ajakan beberapa teman kantor maka akhirnya jadi juga ke PRJ…. yiiiihaaaaa

Sejarah PRJ sendiri bisa dibaca di sini.

Hal pertama yang ku perhatikan adalah harga tiket. Harga tiketnya lumayan mahal untuk ukuran orang daerah yaitu antara 20.000 – 30.000 tergantung pada hari kunjungan. Bayangkan aja kalau yang datang serombongan bisa berapa penghasilan panitia… Kemudian yang terbersit dipikiran adalah dengan harga segitu pengunjung bakal mendapatkan apa? Rupanya harga tiket segitu sebanding dengan apa yang didapatkan oleh pengunjung.

Tempat sampah dan petugas kebersihan selalu menjaga di setiap sudut. Dengan demikian, bisa dipastikan kondisi arena pameran relatif bersih dari sampah yang berserakan. Rata-rata pengunjung dengan kesadaran sendiri membuang sampah mereka ke dalam tong sampah yang disediakan.

Tong sampah itu sendiri bukan sebuah benda mahal berbentuk bagus, tetapi tong sampah di arena ini hanya sebuah drum yang di dalamnya dilapisi plastik hitam. Karena tersebar dimana-mana akhirnya pengunjung juga dengan gampangnya membuang sampah pada tempatnya. Salut…

Tapi walaupun begitu, tetap saja ada pengunjung yang bebal dan membuang sampahnya secara sembarangan. Nah untuk mengantisipasi hal inilah para petugas kebersihan selalu siap sedia. Dengan bersenjatakan sebuah sapu lidi mereka dengan sigap akan menyapu sampah yang terlihat di sekitar area kerja mereka.

Jika tong sampah tersebut penuh, maka ada petugas lain lagi yang akan menggantikan plastik di dalam drum untuk selanjutnya mengumpulkan plastik yang sudah penuh dengan sampah itu ke tempat penampungan sementara. Selanjutnya sebuah mobil pick up akan mengangkut kantong-kantong tersebut ke tempat pembuangan yang lebih besar.

Hal selanjutnya yang paling penting dari penyelenggaraan sebuah acara besar adalah toilet. Toilet ini sangat penting karena acara ini sendiri akan dihadiri oleh ribuan orang setiap harinya selama 31 hari. Gak kebayang kalau lagi di arena pameran trus kebelet dan harus keliling jauh untuk cari toilet. Untuk urusan yang satu ini, panitia juga perlu diacungkan jempol. Toilet bertebaran di dalam arena. Walaupun tingkat penggunaan yang cukup tinggi tapi tidak ada satupun toilet yang aku datangi dalam kondisi berantakan. Semuanya dalam kondisi siap pakai.

Selanjutnya adalah mushala, sebuah lokasi untuk menunaikan salat bagi kaum muslim. Fasilitas ini juga tersebar di beberapa tempat. Walaupun berkondisi seadanya tapi mushala ini cukuplah untuk sekedar menunaikan ibadah lima waktu.

Pengunjung yang sangat banyak ini hebatnya tidak membuat masalah keamanan yang berarti. Para pengunjung dapat melakukan transaksi (mengeluarkan dompet) dimana saja di dalam arena pameran. Selain itu mereka juga bisa dengan mudahnya mengeluarkan ponsel untuk berkirim pesan kepada temannya. Tak terlihat rasa takut dicopet atau dirampok karena para petugas keamanan terlihat di setiap pojok arena pameran. Bahkan ketika hujan turun dan pengunjung berdesakan di dalam gedung pameran tetap saja tak ada keributan yang berarti.

Untuk seseorang yang berasal dari daerah, ini adalah pameran terbesar dan terlama yang pernah kudatangi. Tak terbayangkan berapa uang yang berputar serta berapa banyaknya transaksi yang terjadi selama pameran. Dan rekor pribadi untuk kelayapan selama ini terpecahkan, dan sepertinya sulit untuk dilampaui lagi secara pribadi. Bayangkan saja, 12 jam berkeliling dengan jeda buka puasa dan istirahat sejenak. Mungkin secara total ada 10 jam berjalan kaki keliling arena pameran😀

Written by syahmins

Juli 8, 2014 pada 18:58

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: