the Journal

Makam Teungku Chik di Tiro

leave a comment »


Iseng gak tau kemana lagi di Banda Aceh? Ada satu tempat menarik yang pantas dikunjungi berkaitan dengan keindahan alam dan sejarahnya.

Terletak di tengah persawahan dan dikelilingi benteng alam dari jajaran bukit barisan, makam Teungku Chik di Tiro Muhammad Saman merupakan tempat yang sangat pas untuk melepaskan penat. Mata dapat terhibur dengan bentangan hijau sawah dan dikejauhan terlihat jajaran bukit barisan yang seolah mengawal tempat tersebut. Di dalam areal makam sendiri terdapat banyak pohon besar yang berfungsi sebagai peneduh, selain itu juga terdapat beberapa tempat untuk duduk melepaskan lelah serta sebuah meunasah untuk menunaikan shalat. Sebuah warung kopi juga siap menyediakan minuman untuk melepaskan dahaga di sebuah tikungan sebelum makam.

Teungku Chik di Tiro Muhammad Saman adalah salah seorang Pahlawan Nasional yang berasal dari Aceh. Beliau adalah seorang ulama dan juga pejuang yang memimpin rakyatnya untuk melawan Belanda. Dibawah kepemimpinannya, Belanda memperoleh banyak kesulitan. Bahkan Kutaraja (sekarang Banda Aceh) sempat diserbu oleh para pejuang Aceh. Untuk menghentikan perjuangan Teungku Chik di Tiro Muhammad Saman maka Belanda mengirimkan seorang wanita dengan menghidangkan makanan yang telah diberikan racun. Beliau wafat di benteng Aneuk Galong dan dimakamkan disana. Tetapi perang tak lantas selesai, para keturunannya melanjutkan perjuangan Teungku Chik di Tiro Muhammad Saman hingga seluruh anak beliau wafat.

Areal makam ini sebenarnya bukan mutlak milik Teungku Chik di Tiro Muhammad Saman tetapi telah menjelma menjadi kompleks kuburan keluarga Tiro. Selain Teungku Chik di Tiro Muhammad Saman yang dimakamkan di kompleks ini ada beberapa keturunan beliau yang juga ikut dimakamkan disini. Tapi makam Teungku Chik di Tiro Muhammad Saman sendiri memiliki tempat terhormat di bawah sebuah cungkup bersama dengan seorang keturunannya serta seorang cucu jauh beliau yaitu Hasan Tiro.

Selain makam terdapat sebuah balee yang memajang foto dan penjelasan mengenai Teungku Chik di Tiro Muhammad Saman dan beberapa keturunan beliau. Selain itu juga terdapat sebuah buku kecil yang berisikan perjuangan keluarga Tiro dalam Perang Aceh. Pengunjung dapat memperoleh satu buah buku dengan mengganti ongkos cetak sebesar sepuluh ribu rupiah. Sayangnya ketika itu tidak ada pengurus atau kuncen yang berjaga disitu sehingga buku tersebut tidak dapat kuperoleh.

Transportasi Menuju Ke Makam

Tidak ada transportasi umum seperti labi-labi (angkot alias angkutan kota) yang menuju ke makam. Sebagai alternatif, pengunjung dapat menggunakan becak atau menggunakan kendaraan pribadi. Dari simpang pasar Indrapuri, kita harus menempuh jarak sekitar enam kilometer dengan jalan sempit yang sudah beraspal. Di banyak tempat, para sapi seakan sedang melakukan razia dengan berdiri di tengah badan jalan sehingga kita harus berhati-hati. Pada umumnya disetiap persimpangan jalan telah diberikan petunjuk yang jelas ke arah mana kita harus menuju tetapi ada beberapa simpang yang tidak ada petunjuknya.

Lain-Lain

Ada dua hal yang sangat mengganggu bagiku.

Pertama: beton yang mengelilingi makam Teungku Chik di Tiro Muhammad Saman telah dihancurkan pada salah satu sisi dan tidak direhab kembali. Penghancuran dinding ini dilakukan oleh pengikut Hasan Tiro ketika akan menguburkannya. Sangat aneh mengingat keturunan keluarga Tiro yang lain semuanya dimakamkan di luar cungkup tetapi masih di dalam kompleks pemakaman. Jika yang lain bisa tidak merusak makam moyang mereka kenapa Hasan Tiro harus diistimewakan?

Kedua: kuburan Hasan Tiro letaknya lebih tinggi daripada makam Teungku Chik di Tiro Muhammad Saman. Secara adab, sangat aneh seorang cucu bisa memiliki kuburan lebih tinggi daripada kakeknya. Berdalih dengan alasan Hasan Tiro sebagai Wali Nanggroe juga tidak tepat. Makam Wali Nanggroe kedelapan lebih tinggi dari Wali Nanggroe Pertama? Tak masuk akal…

Semoga Pemerintah Aceh sekarang ini yang nota bene adalah pengikut Hasan Tiro dapat memperbaiki dinding makam tersebut sehingga tidak mengganggu mata ketika berziarah.

Lokasi:

N 05 24 52.5

E 95 28 29.45

Teungku Chik di Tiro Muhammad Saman di beberapa sumber:

  1. Wikipedia
  2. AcehPedia – Teungku Chik Di Tiro
  3. AcehPedia – Chik Di Tiro

Foto-Foto

Written by syahmins

Desember 3, 2012 pada 15:53

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: