the Journal

Archive for Maret 2012

Horeeee Gaji PNS Naik…

with one comment


Sekali ini judul postingan ngikutin pakemnya Detik.com 😀 Berkaitan dengan postingan yang lalu mengenai kenaikan BBM yang akan diwujudkan pada awal April nanti, seorang kawan menaikkan status cicak-cicak di dinding buku muka miliknya.

Walopun banyak kesalahan ketik, tapi bisa ditangkap kalo si kawan ini merasa kesal (?) karena gajinya cuma naik sedikit 😀

Syukurlah berita mengenai naiknya gaji PNS ini gak begitu gila-gilaan karena tertutupi oleh berita kenaikan harga BBM. Dengan begitu dampak kenaikan harga agak bisa dikurangi. Cuma yang tau aja yang naikin harga dua kali dengan alasan naik gaji PNS dan naik harga BBM 😀

Iklan

Written by syahmins

Maret 26, 2012 at 17:15

Ditulis dalam i s e n g, Opini, Protes

Tagged with ,

Kenaikan BBM dan Provokasi Televisi Itu

with 9 comments


Udah seminggu lebih pemberitaan di Indonesia tertuju pada satu berita pokok: kenaikan harga BBM sebesar 1.500 rupiah. Semua orang yang dianggap atau mengaku sebagai pakar diwawancanda diwawancara sama berbagai stasiun tivi. Menurut pengamatanku yang udah mulai berpantang nonton tipi ini, kebanyakan mereka yang dipanggil sok ahli itu dan pembawa acaranya lebih banyak mengompori masyarakat melalui acara mereka.

Pernah nonton waktu sedang wawancara Kwik Kian Gie dan Anggito Abimanyu disalah satu tv swasta. Waktu itu mereka berdua mengeluarkan pernyatan mendukung kenaikan BBM dengan segala kalkulasi rasionalnya. Ketika itu si pewawancara selalu mengarahkan kedua nara sumber untuk mengeluarkan pernyataan untuk menjelekkan pemerintah.

Aku memang bukan pendukung setia pemerintah, pun bukan juga orang yang oposisi. Tapi kayaknya keterlaluan kalau tiap hari berita yang ada itu hanya soal gosok menggosok berita BBM ini. Apa sih susahnya bahas kenaikan itu secara rasional anggaran? Hadirkan mereka-mereka yang terlibat dalam penyusunan kebijakan tentang naiknya harga BBM ini. Minta mereka paparkan rumus – rumus njelimet mereka. Hadirkan juga mereka yang kontra dengan kenaikan BBM tapi memiliki kapasitas untuk membahas rumus-rumus njelimet tadi.

Undang juga pihak-pihak yang terkena dampak kenaikan BBM ini, Organda dan pengusaha angkutan lainnya. Bicarakan mengenai solusi kenaikan harga barang yang diakibatkan oleh naiknya ongkos angkut. Dengan begitu situasi masyarakat sedikit banyak bakalan mendingin kan?

Memang itu bukan solusi untuk masalah kenaikan biaya hidup sih, tapi daripada terjadi rusuh dan antrian gak jelas di SPBU dan tempat lainnya yang bisa mengakibatkan situasi jadi gak keruan. Harusnya televisi sebagai kotak yang paling banyak diliat sama manusia di Indonesia ini bisa lebih menggunakan otak mereka untuk menciptakan suasana damai.

Written by syahmins

Maret 21, 2012 at 17:04

Kerkhof Peucut

with 3 comments


Kerkoff Peucut adalah kuburan prajurit Belanda yang tewas dalam Perang Aceh. Kompleks kuburan ini banyak tersebar di wilayah Indonesia. Salah satunya terletak di kota Banda Aceh, dan sekarang menjadi objek wisata menarik, khususnya bagi wisatawan mancanegara (terutama wisatawan asal Belanda).

Wikipedia.

Semua orang yang mengerti sejarah pastilah tahu bahwa Perang Aceh adalah perang terpanjang dalam sejarah kolonial Belanda. Perang yang dimulai pada 16 Maret 1873 dengan maklumat perang oleh Kerajaan Belanda kepada Kerajaan Aceh ini berlangsung selama 31 tahun sampai dengan 1904 setelah Sultan menandatangani surat penyerahan kekuasaan kepada Belanda.

Keabsahan dari surat penyerahan kekuasaan ini masih simpang siur. Beberapa kalangan berpendapat hal itu tidak sah karena sebelumnya Sultan Muhammad Daud Syah telah melakukan serah terima kekuasaan kepada Teungku Chik di Tiro. Hal ini terutama digaungkan oleh kalangan GAM melalui pimpinan mereka ketika itu (Muhammad Hasan di Tiro).

Sumber sejarah yang mengupas hal itu masih sangat terbatas sehingga kita tidak mendapatkan gambaran yang jelas tentang hal itu.

Bagaimanapun, Perang Aceh adalah perang yang sangat banyak memakan korban dari kedua belah pihak. Menurut catatan Karl May, perang ini telah memakan biaya 456.000.000 Gulden dan lebih dari 400.000 penduduk lokal tewas. Angka tersebut berasal dari tahun 1899.

Angka prajurit Belanda yang tewas tidak dapat dipastikan, tapi di Kerkhof Peucut ini dikuburkan lebih kurang 2000 prajurit dari berbagai tingkatan. Mulai dari prajurit biasa hingga jenderal. Mulai yang Kristen hingga Yahudi. Mulai dari orang tua hingga anak-anak. Selain itu juga terdapat kuburan putra Sultan Iskandar Muda yang tewas dirajam karena ketahuan berzina dengan istri salah seorang perwira kerajaan. Penggabungan kuburan putra Sultan dan kuburan prajurit Belanda inilah yang melahirkan nama Kerkhof Peucut. Kerkhof berasal dari bahasa Belanda yang berarti kuburan dan Peucut yang berasal dari kata Pocut yang berarti anak kesayangan.

Areal perkuburan ini terletak di pusat kota Banda Aceh (5°32’49″N   95°18’51″E). Untuk mencapainya sangat mudah. Semua becak dapat meluncur ke sini dengan biaya 3000/km. Jika menggunakan kendaraan pribadi dapat juga menanyakan kepada siapa saja yang bertemu di jalan pasti mereka dapat menunjukkan dengan tepat lokasinya.

Areal pekuburan ini dikelola oleh Yayasan Peutjut Fonds yang berpusat di Belanda. Yayasan inilah yang selama ini lebih banyak memberikan dana pengelolaan areal pekuburan ini. Sebenarnya banyak yang dapat dilihat dan dilakukan di area ini. Wisata sejarah tentu akan sangat menarik jika dipadukan dengan seorang pemandu yang handal dan cakap dalam menceritakan tentang areal ini.

Beberapa tempat telah dibuatkan bangku-bangku untuk duduk jika kaki telah lelah melangkah mengitari sekeliling areal. Suasana yang sejuk dengan pepohonan dan hijau rumput juga mendukung tempat ini sebagai salah satu tempat berwisata sejarah yang masih asri. Sayangnya lokasi ini masih terkesan kurang “dijual” kepada publik sehingga banyak yang kurang familiar dengan isi dalam areal pekuburan ini. Banyaknya cerita seram yang beredar juga membuat masyarakat cenderung untuk menjauhi kawasan ini.

Photografer adalah orang yang paling getol menyambangi Kerkhof Peucut. Tempat ini adalah salah satu tempat eksotis untuk berburu. Lihat saja dua hasil jepretan ini.

Selain dari para photographer yang biasanya menyambangi kawasan ini untuk berburu objek foto, bisa dibilang tidak ada orang lain yang tertarik. Salah satu keuntungan dari ketidak ramaian pengunjung ini adalah lingkungan yang asri. Sampah yang ada hanya daun dari pepohonan tidak ada sampah plastik dan sisa makanan. Lingkungan yang tenang juga menjadikan areal ini layak dijadikan pertimbangan untuk tempat keluarga berwisata sambil menceritakan kehebohan Perang Aceh di masa lalu.

Foto Kerkhof Peucut bisa dilihat di sini.

Lokasi dapat dilihat di Wikimapia.

Written by syahmins

Maret 12, 2012 at 13:11

Apa yang diperlukan untuk kerja di NGO?

with 5 comments


Postingan ini untuk menjawab pertanyaan beberapa kawan. Daripada mulutku berbusa ngulangin hal yang sama mending dijadikan bahan posting blog aja 😀

Secara singkat, beberapa hal yang diperlukan untuk mempersiapkan diri agar bisa kerja di NGO terutama NGO asing adalah sebagai berikut:

  1. Penguasaan bahasa asing.
    Penguasaan bahasa asing merupakan hal yang mutlak diperlukan untuk bekerja di NGO asing. Utamanya adalah Bahasa Inggris sebagai bahasa internasional yang umum diketahui. Bahasa asing yang baik untuk dikuasai terutama adalah bahasa-bahasa resmi di PBB (Arab, Cina, Inggris, Perancis, Rusia, dan Spanyol).
  2. Memiliki keahlian tertentu.
    Database, IT, GIS, penyusunan proposal, M&E adalah beberapa jenis keahlian yang umum diperlukan. Jika ingin bekerja di NGO yang spesifik bergerak di bidang tertentu maka lebih baik juga mempelajari lingkup kerjaan NGO tersebut secara umum.
  3. Mampu bekerja di lingkungan multi etnik.
    Anda memiliki perasaan yang sensitif dengan beberapa isu seperti misalnya masalah keagamaan? Jika jawabannya adalah iya, maka  urungkan niat anda. Bekerja di NGO berarti anda akan bekerja dengan orang-orang dari berbagai latar belakang suku, agama dan jenis kelamin.Anda tidak dapat memaksa mereka untuk tidak makan dan minum di kantor ketika bulan puasa seperti juga mereka tidak akan memaksa anda untuk ikut merayakan hari besar keagamaan mereka.
  4. Ingin gaji besar tapi kerjaan sedikit
    Jika tujuan anda ingin mendapatkan gaji besar tapi kerja sedikit maka jadilah seorang pemimpi. Bekerja di NGO berarti anda akan bekerja setiap hari dan libur pada saat yang ditentukan. Anda tidak akan ada kesempatan untuk ngopi dengan teman-teman di hari kerja pada jam kerja.
  5. Belajar, belajar dan belajar
    Selalu ada hal baru yang bisa dipelajari dengan banyak orang yang ada disekeliling kita. Jangan sia-siakan lingkungan anda yang berisi orang-orang pintar dari segala penjuru bumi. Mereka adalah orang-orang yang terpilih untuk bekerja di NGO dan biasanya membawa beberapa pengalaman dari tempat kerja mereka sebelumnya.
  6. Mental yang kuat
    Beberapa orang mungkin akan langsung memprotes hasil kerja anda pada saat anda menunjukkannya pada mereka. Anda harus bisa mengambil pelajaran dan memperbaiki kesalahan anda pada kesempatan selanjutnya bukan malah terpuruk sambil menggaruk-garuk lantai dipojokan 😀

Masih  berminat? maka siapkan Curriculum Vitae dan mulailah mengumpulkan daftar teman-teman anda yang telah bekerja di NGO untuk mendapatkan info jika tempat kerja mereka membutuhkan tenaga baru dengan kualifikasi yang anda miliki.

Written by syahmins

Maret 8, 2012 at 15:35